Profile

Hi, Nick Pic

IST

Skor Kategori Keterangan
109 Rata-Rata Subjek memiliki kapasitas intelektual rata-rata dibandingkan dengan orang lain pada usia yang sama. Dengan tingkat kapasitas intelektual ini, mereka dapat menyesuaikan diri dengan situasi sehari-hari dengan mengidentifikasi masalah, membuat rencana, dan menganalisis situasi pada tingkat sedang.
IST Section Total Result RW SW
GEb 17
SE 11 103
WA 14 115
AN 6 96
GE 11 103
RA 6 94
ZR 10 106
FA 12 109
WU 12 110
ME 9 102
SEWAANGERAZRFAWUME60708090100110120130
Total Result All Section 91
SW Gestamt 106
IQ 109
Section Keterangan
SE subjek memiliki bekal pengetahuan yang memadai saat memecahkan masalah tertentu
AN Subjek memiliki tingkat perkembangan operasi generalisasi dan tingkat perkembangan berpikir logis-verbal rata-rata
GE Subjek memiliki tingkat kemampuan berpikir abstrak rata-rata dalam hal pemahaman konsep ilmiah dan kekayaan kosa kata.
RA Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam analisis dan sintesis matematis, penalaran logis, dan generalisasi matematis. Subjek juga memiliki pemikiran praktis dan kemampuan untuk memecahkan masalah formal yang cukup/ dalam tingkat rata-rata.
ZR Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam hal pemikiran teoritis, induktif, kemampuan komputasi, proporsionalitas hubungan, tempo dan ritme tertentu.
FA Subjek memiliki kemampuan rata-rata untuk memecahkan masalah geometris, memiliki kekayaan representasi spasial, kemampuan praktis yang konstruktif, dan pemikiran yang efektif secara visual yang cukup/dalam tingkat rata-rata.
WU Subjek memiliki kemampuan tidak hanya untuk beroperasi dengan gambar spasial, tetapi juga untuk menggeneralisasi hubungan mereka. Mengembangkan pemikiran analitis dan sintetik, kemampuan teoritis dan praktis yang konstruktif
ME Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam menghafal dan mereproduksi kembali informasi yang bermakna, serta memiliki fokus yang cukup baik
WA Subjek memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk membedakan ciri-ciri umum dan sifat-sifat objek atau konsep, kemampuan mereka untuk membandingkan, untuk berpindah dari bentuk perbandingan efektif visual ke perbandingan abstrak. kemampuan abstraksi, beroperasi dengan konsep verbal, aktivitas analitis dan sintetik, kemampuan membandingkan objek dan fenomena satu sama lain.

HPI

Skala Percentil
LIKEABILITY
100%
INTELLECTANCE
83%
ADJUSTMENT
89%
SOCIABILITY
59%
SCHOOL SUCCESS
88%
PRUDENCE
82%
AMBITION
74%
Okupasi Percentil
SALES POTENTIAL
76%
STRESS TOLERANCE
82%
CLERICAL POTENTIAL
88%
SERVICE ORIENTATION
77%
RELIABILITY
82%
MANAGERIAL POTENTIAL
70%

Pauli

Jumlah Kategori Jumlah Salah Ketelitian
2979 SEDANG 55 1.84626 %
kategori Ketelitian Simpangan Kategori Simpangan Pembetulan
SEDANG 5.51779 % SEDANG 39
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
79 117 132 143 144 151 156 138 158 154
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
141 149 169 175 141 160 166 168 177 161
No Aspek Hasil interpretasi
1 Kesiapsiagaan KW 1 = 117.75
Rata-Rata Total = 148.95
KW 1 < rata-rata
Pada kuadran pertama (3 menit pertama sampai dengan 3 menit keempat), subjek mengerjakan di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki impuls awal dan kesiapsiagaan yang rendah dalam melaksanakan pekerjaannya.
2 Stabilitas Emosi Kategori Simpangan = SEDANG Dengan tingkat simpangan yang sedang menunjukkan bahwa Dalam menjalankan pekerjaannya, Subjek masih dapat mengendalikan situasi emosinya meskipun terkadang ia rentan terdistraksi oleh situasi emosi yang dirasakan.
3 Daya Tahan Kategori Jumlah = SEDANG Dengan capaian jumlah yang sedang hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki daya tahan yang sedang sehingga kemampuan Subjek dalam menghadapi beban kerja yang tinggi cukup memadai memadai.
4 Kualitas dan Ketelitian Kerja Kategori Salah = SEDANG
Kategori Pembetulan = SEDANG
Dengan tingkat kesalahan yang rendah dan tingkat pembetulan yang rendah menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat ketelitian dan konsentrasi cukup tinggi, sehingga akurasi pekerjaan memadai.
5 Pengerahan Energy Titik Tertinggi - Titik Terendah = 98(TINGGI) Selisih antara titik tertinggi dan titik terrendah yang tinggi menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat kontrol terhadap pengerahan energi yang kurang baik. Subjek mengerahkan tingkat energi yang berbeda pada setiap (fase) pekerjaan. Hal ini dapat berpengaruh pada kualitas pekerjaan Subjek yang tidak stabil.
6 Taraf Sikap Kerja KW1 < KW2 < KW3 < KW4 < KW5 Subjek menunjukkan peningkatan kinerja secara konsisten sampai dengan akhir pekerjaan