Profile

Hi, Nick Pic

IST

Skor Kategori Keterangan
79 Borderline Subjek memiliki kapasitas intelektual terbatas. Dengan kapasitas intelektual ini, subjek memiliki keterbatasan dalam mempelajari informasi baru. Mata pelajaran membutuhkan waktu lebih lama dalam mempelajari masalah yang konkrit dan sederhana. Mereka mungkin memiliki kapasitas yang rendah dalam prestasi akademik.
IST Section Total Result RW SW
GEb 5
SE 6 1
WA 5 1
AN 4 1
GE 5 1
RA 1 1
ZR 2 1
FA 7 1
WU 8 1
ME 5 1
SEWAANGERAZRFAWUME60708090100110120130
Total Result All Section 43
SW Gestamt 86
IQ 79
Section Keterangan
SE subjek tidak memiliki bekal pengetahuan yang memadai saat memecahkan masalah tertentu
WA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk membedakan ciri-ciri umum dan sifat-sifat objek atau konsep, kemampuan mereka untuk membandingkan, untuk berpindah dari bentuk perbandingan efektif visual ke perbandingan abstrak. kemampuan abstraksi, beroperasi dengan konsep verbal, aktivitas analitis dan sintetik, kemampuan membandingkan objek dan fenomena satu sama lain.
AN Subjek memiliki tingkat perkembangan operasi generalisasi dan tingkat perkembangan berpikir logis-verbal di bawah rata-rata
GE Subjek memiliki tingkat kemampuan berpikir abstrak di bawah rata-rata dalam hal pemahaman konsep ilmiah dan kekayaan kosa kata.
RA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata dalam analisis dan sintesis matematis, penalaran logis, dan generalisasi matematis. Kemampuan Subjek dalam pemikiran praktis dan kemampuan untuk memecahkan masalah formal masih kurang baik.
ZR Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata dalam hal pemikiran teoritis, induktif, kemampuan komputasi, proporsionalitas hubungan, tempo dan ritme tertentu.
FA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk memecahkan masalah geometris, kurang memiliki kekayaan representasi spasial, kemampuan praktis yang konstruktif, dan pemikiran yang efektif secara visual.
WU Subjek memiliki kemampuan yang kurang memadai untuk beroperasi dengan gambar spasial, dan menggeneralisasi hubungan mereka.
ME Subjek memiliki kemampuan yang rendah untuk menghafal dan mereproduksi kembali informasi yang bermakna, serta memiliki fokus yang kurang baik

HPI

Skala Percentil
LIKEABILITY
26%
INTELLECTANCE
46%
ADJUSTMENT
44%
SOCIABILITY
44%
SCHOOL SUCCESS
46%
PRUDENCE
67%
AMBITION
24%
Okupasi Percentil
SALES POTENTIAL
36%
STRESS TOLERANCE
52%
CLERICAL POTENTIAL
55%
SERVICE ORIENTATION
60%
RELIABILITY
49%
MANAGERIAL POTENTIAL
19%

Pauli

Jumlah Kategori Jumlah Salah Ketelitian
684 RENDAH 117 17.1053 %
kategori Ketelitian Simpangan Kategori Simpangan Pembetulan
TINGGI 8.40643 % SEDANG 7
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
22 35 40 36 38 34 39 46 35 39
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
39 42 37 34 34 32 19 29 30 24
No Aspek Hasil interpretasi
1 Kesiapsiagaan KW 1 = 33.25
Rata-Rata Total = 34.2
KW 1 < rata-rata
Pada kuadran pertama (3 menit pertama sampai dengan 3 menit keempat), subjek mengerjakan di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki impuls awal dan kesiapsiagaan yang rendah dalam melaksanakan pekerjaannya.
2 Stabilitas Emosi Kategori Simpangan = SEDANG Dengan tingkat simpangan yang sedang menunjukkan bahwa Dalam menjalankan pekerjaannya, Subjek masih dapat mengendalikan situasi emosinya meskipun terkadang ia rentan terdistraksi oleh situasi emosi yang dirasakan.
3 Daya Tahan Kategori Jumlah = RENDAH Dengan capaian jumlah yang rendah, hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki daya tahan yang rendah sehingga kemampuan Subjek dalam menghadapi beban kerja yang tinggi kurang memadai.
4 Kualitas dan Ketelitian Kerja Kategori Salah = TINGGI
Kategori Pembetulan = SEDANG
Dengan tingkat kesalahan yang tinggi dan tingkat pembetulan yang rendah, menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat ketelitian dan konsentrasi rendah, serta kurang memperhatikan kualitas pekerjaan.
5 Pengerahan Energy Titik Tertinggi - Titik Terendah = 27(RENDAH) Selisih antara titik tertinggi dan titik terrendah yang rendah menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat kontrol terhadap pengerahan energi yang dimiliki. Subjek mengerahkan tingkat energi yang sama pada setiap (fase) pekerjaan. Hal ini dapat berpengaruh pada stabilitas kualitas pekerjaan yang diberikan Subjek.
6 Taraf Sikap Kerja KW1 < KW2 > KW3 > KW4 > KW5 Pada Awal pekerjaan, Subjek menunjukkan peningkatan kinerja, namun mengalami penurunan dan titik jenuh tidak lama setelah memulai pekerjaan.