Profile

Hi, Nick Pic

IST

Skor Kategori Keterangan
98 Rata-Rata Subjek memiliki kapasitas intelektual rata-rata dibandingkan dengan orang lain pada usia yang sama. Dengan tingkat kapasitas intelektual ini, mereka dapat menyesuaikan diri dengan situasi sehari-hari dengan mengidentifikasi masalah, membuat rencana, dan menganalisis situasi pada tingkat sedang.
IST Section Total Result RW SW
GEb 17
SE 10 97
WA 14 114
AN 5 92
GE 11 100
RA 6 91
ZR 8 98
FA 12 106
WU 9 99
ME 14 110
SEWAANGERAZRFAWUME60708090100110120130
Total Result All Section 89
SW Gestamt 99
IQ 98
Section Keterangan
SE subjek memiliki bekal pengetahuan yang memadai saat memecahkan masalah tertentu
AN Subjek memiliki tingkat perkembangan operasi generalisasi dan tingkat perkembangan berpikir logis-verbal rata-rata
GE Subjek memiliki tingkat kemampuan berpikir abstrak rata-rata dalam hal pemahaman konsep ilmiah dan kekayaan kosa kata.
RA Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam analisis dan sintesis matematis, penalaran logis, dan generalisasi matematis. Subjek juga memiliki pemikiran praktis dan kemampuan untuk memecahkan masalah formal yang cukup/ dalam tingkat rata-rata.
ZR Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam hal pemikiran teoritis, induktif, kemampuan komputasi, proporsionalitas hubungan, tempo dan ritme tertentu.
FA Subjek memiliki kemampuan rata-rata untuk memecahkan masalah geometris, memiliki kekayaan representasi spasial, kemampuan praktis yang konstruktif, dan pemikiran yang efektif secara visual yang cukup/dalam tingkat rata-rata.
WU Subjek memiliki kemampuan tidak hanya untuk beroperasi dengan gambar spasial, tetapi juga untuk menggeneralisasi hubungan mereka. Mengembangkan pemikiran analitis dan sintetik, kemampuan teoritis dan praktis yang konstruktif
ME Subjek memiliki kemampuan rata-rata dalam menghafal dan mereproduksi kembali informasi yang bermakna, serta memiliki fokus yang cukup baik
WA Subjek memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk membedakan ciri-ciri umum dan sifat-sifat objek atau konsep, kemampuan mereka untuk membandingkan, untuk berpindah dari bentuk perbandingan efektif visual ke perbandingan abstrak. kemampuan abstraksi, beroperasi dengan konsep verbal, aktivitas analitis dan sintetik, kemampuan membandingkan objek dan fenomena satu sama lain.

HPI

Skala Percentil
LIKEABILITY
26%
INTELLECTANCE
62%
ADJUSTMENT
66%
SOCIABILITY
52%
SCHOOL SUCCESS
88%
PRUDENCE
88%
AMBITION
74%
Okupasi Percentil
SALES POTENTIAL
40%
STRESS TOLERANCE
93%
CLERICAL POTENTIAL
95%
SERVICE ORIENTATION
31%
RELIABILITY
91%
MANAGERIAL POTENTIAL
89%

Pauli

Jumlah Kategori Jumlah Salah Ketelitian
1766 RENDAH 62 3.51076 %
kategori Ketelitian Simpangan Kategori Simpangan Pembetulan
TINGGI 5.91025 % SEDANG 5
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
50 96 81 57 85 81 85 92 97 94
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
84 87 90 108 98 98 102 94 89 98
No Aspek Hasil interpretasi
1 Kesiapsiagaan KW 1 = 71
Rata-Rata Total = 88.3
KW 1 < rata-rata
Pada kuadran pertama (3 menit pertama sampai dengan 3 menit keempat), subjek mengerjakan di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki impuls awal dan kesiapsiagaan yang rendah dalam melaksanakan pekerjaannya.
2 Stabilitas Emosi Kategori Simpangan = SEDANG Dengan tingkat simpangan yang sedang menunjukkan bahwa Dalam menjalankan pekerjaannya, Subjek masih dapat mengendalikan situasi emosinya meskipun terkadang ia rentan terdistraksi oleh situasi emosi yang dirasakan.
3 Daya Tahan Kategori Jumlah = RENDAH Dengan capaian jumlah yang rendah, hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki daya tahan yang rendah sehingga kemampuan Subjek dalam menghadapi beban kerja yang tinggi kurang memadai.
4 Kualitas dan Ketelitian Kerja Kategori Salah = TINGGI
Kategori Pembetulan = RENDAH
Dengan tingkat kesalahan yang tinggi dan tingkat pembetulan yang rendah, menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat ketelitian dan konsentrasi rendah, serta kurang memperhatikan kualitas pekerjaan.
5 Pengerahan Energy Titik Tertinggi - Titik Terendah = 58(TINGGI) Selisih antara titik tertinggi dan titik terrendah yang tinggi menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat kontrol terhadap pengerahan energi yang kurang baik. Subjek mengerahkan tingkat energi yang berbeda pada setiap (fase) pekerjaan. Hal ini dapat berpengaruh pada kualitas pekerjaan Subjek yang tidak stabil.
6 Taraf Sikap Kerja KW1 < KW2 < KW3 < KW4 > KW5 Subjek menunjukkan peningkatan kinerja, namun mengalami penurunan dan titik jenuh menjelang akhir pekerjaan.